TEXT
RENCANA KEBUTUHAN ALAT PENAMBANGAN DAN PENJADWALAN PRODUKSI PENAMBANGAN (MINE SCHEDULLING) PT. RAHMAD WILIS SENTOSA, DESA TAWANGREJO, KECAMATAN GEMARANG, KABUPATEN MADIUN, PROVINSI JAWA TIMUR
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan alat penambangan serta merancang penjadwalan
produksi (mine scheduling) pada kegiatan penambangan bahan galian sirtu (pasir dan batu) di PT.
Baladewa Artha Nusantara. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya integrasi antara produktivitas
alat berat dan perencanaan produksi untuk mencapai target operasional secara optimal. Metode
penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengolahan data primer (seperti test
pit, kondisi lapangan, dan cycle time) dan data sekunder (spesifikasi alat, laporan produksi, dll.) untuk
menghitung cadangan, produktivitas alat gali-muat, kebutuhan peralatan, serta penjadwalan produksi
tahunan dan bulanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total cadangan di wilayah IUP OP PT.
Baladewa Artha Nusantara mencapai 698.552 m3, terdiri dari 201.059 m3 top soil dan 497.493 m3 sirtu.
Penjadwalan produksi disusun untuk periode 5 tahun (2026-2030) dengan jam kerja efektif sebesar
2.055 jam/tahun dan target produksi sirtu tahunan rata-rata sebesar 242.776 ton. Evaluasi produktivitas
alat menunjukkan bahwa penggunaan dua unit excavator Komatsu PC200LC-8 sudah mencukupi untuk
mencapai target produksi dengan efisiensi kerja sebesar 83%. Secara keseluruhan, perencanaan
kebutuhan alat dan penjadwalan produksi yang terintegrasi mampu memastikan efektivitas operasional
penambangan dan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan operasional perusahaan.
Kata kunci: excavator, mine scheduling, produktivitas alat, penjadwalan produksi, sirtu.
| S11-6021 | S11-6021 ARR 2025 | Koleksi Skripsi | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain