TEXT
REDESAIN GEDUNG SEKOLAH 10 LANTAI DENGAN METODE DIRECT DISPLACEMENT BASED DESIGN
Abstrak
Desain bangunan tahan gempa di Indonesia umumnya mengacu pada SNI 1726-2019 yang
menggunakan pendekatan desain berbasis gaya. Seiring perkembangan konsep desain berbasis
kinerja yang menitikberatkan pada perpindahan struktur, pada tugas akhir ini dilakukan redesain
gedung sekolah 10 lantai menggunakan metode Direct Displacement Based Design (DDBD). Hasil
desain dievaluasi melalui analisis pushover untuk mengetahui tingkat kinerja struktur. Hasil analisis
perilaku menunjukkan bahwa desain yang diterapkan mampu memberikan performa seismik yang
memadai dan perencanaan elemen telah memenuhi kebutuhan kapasitas momen. Metode DDBD
menghasilkan nilai gaya geser dasar yang lebih kecil dibandingkan metode Force Based Design
(FBD), yaitu sebesar 12.147 kN pada arah X dan Y, sedangkan metode FBD menghasilkan nilai
sebesar 15.676 kN. Meskipun demikian, kedua metode menghasilkan nilai drift ratio di bawah 0,01
sehingga struktur berada pada tingkat kinerja Immediate Occupancy (IO), dengan metode DDBD
menunjukkan respon deformasi yang lebih terkendali. Dari sisi perencanaan elemen struktur, metode
DDBD menyebabkan peningkatan kebutuhan tulangan pada elemen balok di daerah kritis sebagai
konsekuensi pendekatan desain berbasis kinerja. Berdasarkan hasil tersebut, metode Direct
Displacement Based Design (DDBD) dapat digunakan sebagai alternatif perencanaan struktur tahan
gempa dibandingkan metode desain berbasis gaya.
Kata kunci: DDBD, Pushover, Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus
| S01-16061 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain