TEXT
PENGARUH STRES KERJA TERHADAP KECELAKAAN KERJA MELALUI PERILAKU KESELAMATAN KERJA DENGAN DIMODERASI STATUS PERKAWINAN DAN PENGALAMAN KERJA
ABSTRAK
Proyek konstruksi memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi
sehingga diperlukan pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhinya,
salah satunya stres kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres
kerja terhadap kecelakaan kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung
melalui perilaku keselamatan kerja, serta menguji peran status perkawinan dan lama
kerja sebagai variabel moderator. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed
methods dengan fokus kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner,
wawancara terstruktur terhadap 51 pekerja yang terdiri dari mandor, tukang, dan
pembantu tukang pada Proyek Pembangunan Retrofitting Gedung Kantor Dinas
PRKPCK Provinsi Jawa Timur. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas,
reliabilitas, uji asumsi klasik, serta Moderated Regression Analysis (MRA) dengan
PROCESS Macro Hayes Model 7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja
berpengaruh signifikan terhadap perilaku keselamatan kerja, namun tidak
berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kecelakaan kerja. Perilaku
keselamatan kerja tidak memediasi hubungan antara stres kerja dan kecelakaan
kerja. Selain itu, status perkawinan dan lama kerja tidak terbukti memoderasi
hubungan antara stres kerja dan perilaku keselamatan kerja. Penelitian ini
menegaskan pentingnya pengelolaan stres kerja untuk mendukung perilaku
keselamatan kerja di proyek konstruksi.
Kata kunci: Lama Kerja, Stres Kerja, Kecelakaan Kerja, Perilaku Keselamatan
Kerja, Status Perkawinan,
| S01-16151 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain