TEXT
EVALUASI KINERJA CRUSHING PLANT BATUBARA BERDASARKAN OEE (OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS) DI PT. CAKRAWALA LANGIT SEJAHTERA, KECAMATAN SATUI, KABUPATEN TANAH BUMBU, KALIMANTAN SELATAN
Abstrak.
Evaluasi kinerja unit crushing plant PT Cakrawala Langit Sejahtera dilakukan menggunakan metode
Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk menilai efektivitas operasional berdasarkan tiga
parameter utama, yaitu Availability, Performance, dan Quality. Penelitian menggunakan pendekatan
kuantitatif melalui pengumpulan data operasional harian, mencakup waktu kerja alat, downtime, dan
volume produksi pada Line 2 selama periode pengamatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai
OEE pada kedua line masih berada di bawah standar ideal industri sebesar 85%. Line 2 memperoleh
pada kisaran 39%. Nilai Performance dan Quality tergolong baik, namun parameter Availability
menjadi komponen dengan kontribusi terbesar terhadap rendahnya OEE. Kondisi ini disebabkan
oleh tingginya idle time, ketidaksesuaian kualitas seam antara ROM pit dan stockpile, serta
keterbatasan material yang memenuhi spesifikasi permintaan. Beberapa aktivitas operasional seperti
ganti seam, perpindahan plough atau tripper, survey, serta kondisi hopper kosong turut
meningkatkan waktu non-produktif pada Line 2. Temuan ini menggambarkan bahwa efektivitas
operasi crusher lebih dipengaruhi oleh faktor operasional dan aliran material dibandingkan kondisi
teknis alat. Evaluasi ini memberikan dasar bagi perusahaan untuk mengoptimalkan ketersediaan
material, pengaturan stockpile, dan alur operasional guna meningkatkan efektivitas unit secara
keseluruhan.
Kata Kunci: Ketersediaan alat, Overall Equipment Effectiveness, unit peremukan, waktu
menganggur.
| S11-6101 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain