TEXT
ANALISIS IMPLEMENTASI RUANG LINGKUP OBJEK KONSERVASI BATUBARA BERDASARKAN KEPMEN 1827K PT. BHUMI RANTAU ENERGI KABUPATEN TAPIN, KALIMANTAN SELATAN
ABSTRAK
Konservasi batubara merupakan kewajiban teknis dalam kegiatan pertambangan untuk memastikan
pemanfaatan sumber daya yang optimal, efisien, dan berkelanjutan. Keputusan Menteri ESDM Nomor
1827K/30/MEM/2018 menjadi pedoman utama dalam penerapan kaidah konservasi, mencakup pengelolaan
kuantitas, kualitas, pengolahan, serta pencegahan kehilangan cadangan (coal loss). Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis implementasi objek konservasi batubara pada suatu perusahaan pertambangan dengan
membandingkan kondisi aktual terhadap ketentuan ruang lingkup konservasi yang tercantum dalam
KEPMEN 1827K. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-analitis melalui pengumpulan data
primer dan sekunder yang meliputi model geologi, desain tambang, data produksi, mining recovery,
processing recovery, serta praktik pengolahan dan pengendalian kualitas batubara. Analisis dilakukan untuk
menilai kesesuaian pelaksanaan konservasi dari aspek eksplorasi, perencanaan tambang, penambangan,
pengolahan, dan pengiriman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi konservasi telah
dilaksanakan namun belum sepenuhnya memenuhi standar konservasi yang ditetapkan dalam KEPMEN
1827K. Beberapa temuan penting antara lain adanya potensi kehilangan cadangan pada batas pit, variabilitas
kualitas batubara yang belum terkelola optimal, serta recovery penambangan dan pengolahan yang masih
dapat ditingkatkan. Selain itu, pengelolaan fine coal dan batubara berkadar marginal belum dimanfaatkan
secara maksimal. Kesimpulan penelitian ini menegaskan perlunya penguatan perencanaan tambang berbasis
data geologi terkini, peningkatan kontrol kualitas, optimalisasi proses pengolahan, serta penerapan strategi
mitigasi coal loss agar efisiensi pemanfaatan sumber daya meningkat. Rekomendasi diberikan untuk
perbaikan implementasi konservasi sesuai standar kaidah teknik pertambangan yang baik.
Kata Kunci: Coal Losses, efisiensi sumberdaya, KEPMEN 1827K, kualitas batubara, Konservasi batubara, mining
recovery, processing recovery.
| S11-6121 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain