TEXT
ANALISIS PENYEBAB TERJADINYA SWABAKAR PADA BATUBARA DI STOCKPILE CV RUKUN JAYA ABADI SURABAYA
Abstrak
Kejadian batubara terbakar dengan sendirinya (spontaneous combustion)
adalah masalah besar dalam penyimpanan batubara di ruang terbuka, terutama di
daerah panas seperti Surabaya. Masalah ini tidak hanya membuat jumlah batubara
menyusut dan kualitasnya turun, tapi juga berbahaya bagi keselamatan kerja.
Penelitian ini bertujuan mencari tahu penyebab utama kebakaran tersebut dan cara
mencegahnya di tempat penumpukan CV Rukun Jaya Abadi. Penelitian ini
menggabungkan pengukuran data dan pengamatan langsung di lapangan selama 30
hari, termasuk memantau suhu, mengukur tumpukan yang disusun dengan pola
chevron dan cone ply, serta mencatat kecepatan angin. Hasilnya menunjukkan
perbedaan suhu yang sangat mencolok. Stockpile A yang berukuran besar volume
4.025 m3 dan tinggi 7 meter mengalami kenaikan suhu drastis hingga mencapai titik
kritis 79°C. Sebaliknya, Stockpile B yang ukurannya lebih kecil volume 1.970 m3
dan tinggi 5 meter suhunya lebih aman, yaitu 54°C. Analisis menemukan tiga
penyebab utama masalah ini: (1) Ukuran tumpukan yang terlalu besar membuat
panas terperangkap di bagian dalam dan sulit keluar; (2) Batubara disimpan terlalu
lama lebih dari 14 hari sehingga memicu reaksi panas; dan (3) Angin yang bertiup
pelan 2-3 m/s justru menyuplai oksigen ke dalam tumpukan tanpa memberikan efek
pendinginan. Sebagai solusi pencegahan, disarankan untuk memecah tumpukan
besar agar tingginya turun menjadi 4-4,5 meter, memadatkan tumpukan agar udara
sulit masuk, menerapkan aturan First In Fist Out (FIFO) dengan batas simpan
maksimal 14 hari, serta lebih sering mengecek suhu pada tumpukan yang berisiko.
Kata Kunci: Spontaneous Combustion, Penyimpanan Batubara, Stockpile, FIFO,
Ukuran Tumpukan.
| S11-6141 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain