TEXT
ANALISIS PROSES PENGOLAHAN BIJIH NIKEL LATERIT PADA SCREENING STATION BLOK SOROWAKO PT. VALE INDONESIA TBK
Abstrak
Industri pertambangan nikel laterit memiliki peran strategis dalam mendukung kebutuhan bahan baku industri global, sehingga efisiensi proses pengolahan bijih menjadi aspek penting bagi perusahaan. Screening Station 5 PT. Vale Indonesia Tbk Sorowako merupakan unit pemisahan awal yang berfungsi memisahkan material bernilai Screening Station Product (SSP) dari material reject. Namun, pencapaian aktual di lapangan sering kali menunjukkan deviasi dari target perusahaan, baik pada aspek recovery maupun productivity. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pencapaian dan faktor yang memengaruhi recovery dan productivity aktual. Metode penelitian ini di lakukan dengan observasi lapangan, wawancara, dan perhitungan matematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar nikel SSP konsisten berada di atas cut-off grade perusahaan (Ni> 1,5%). dengan rata-rata 2,02%, sehingga kualitas produk tetap terjaga. Evaluasi terhadap kinerja operasional memperlihatkan bahwa rata-rata recovery aktual sebesar 58%, lebih rendah dari target perusahaan sebesar 68%. Sebaliknya, rata-rata productivity aktual mencapai 1.087 ton/jam, melampaui target perusahaan sebesar 850 ton/jam. Grafik hasil evaluasi menunjukkan tren fluktuatif pada recovery, sementara productivity relatif stabil di atas target. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa productivity Screening Station 5 telah melampaui target perusahaan, mencerminkan kapasitas alat dan ritme kerja yang efektif. Namun, pencapaian recovery aktual belum konsisten memenuhi target, sehingga diperlukan evaluasi teknis dan operasional lebih lanjut. Faktor-faktor yang memengaruhi kinerja meliputi karakteristik material, kelembapan, curah hujan, kondisi alat, serta praktik kerja operator. Rekomendasi perbaikan mencakup pengendalian kelembapan material, pemeliharaan rutin, pelatihan operator, serta penerapan SOP tramming dan dumping untuk meningkatkan efisiensi pemisahan material bernilai.
Kata kunci: Bijih nikel laterit, PT, Vale Indonesia Tbk, Productivity, Recovery, Screening Station
| S11-6191 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain