TEXT
PENERAPAN SIX SIGMA TERHADAP MUTU PROYEK KONTRUKSI BEST OFFICE VETERAN
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan
metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC pada proyek konstruksi Best Office
Veteran. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui
observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada 30
responden proyek. Hasil uji validitas menunjukkan seluruh item pertanyaan valid
dengan nilai r hitung > r tabel (0,349), sedangkan uji reliabilitas memperoleh nilai
Cronbach’s Alpha sebesar 0,948 yang menunjukkan instrumen sangat reliabel.
Tahap Define mengidentifikasi berbagai waste material seperti kerusakan bata
ringan, wiremes berkarat, penumpukan mortar berlebih, dan penyimpanan material
yang tidak sesuai standar. Tahap Measure menunjukkan adanya ketidaksesuaian
terhadap standar penyimpanan material konstruksi berdasarkan SNI. Tahap Analyze
menunjukkan faktor dominan penyebab waste berasal dari kerusakan material,
kurangnya pengawasan, rendahnya kompetensi pekerja, serta metode kerja yang
tidak sesuai SOP. Tahap Improve dilakukan melalui perbaikan sistem
penyimpanan, pelabelan material, penggunaan pelindung material, dan pengawasan
berkala. Tahap Control dilakukan menggunakan sistem inventory material untuk
menjaga konsistensi perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Six
Sigma DMAIC efektif dalam meningkatkan mutu proyek konstruksi serta
mengurangi waste material pada proyek Best Office Veteran.
Kata kunci: Six Sigma, DMAIC, mutu konstruksi, waste material, pengendalian
kualitas
| S01-16211 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain