TEXT
KAJIAN GEOMETRI JALAN ANGKUT TERHADAP PENGANGKUTAN BIJIH NIKEL PADA SECTION 3 HAULING ROAD DI PT. KONINIS FAJAR MINERAL, KECAMATAN BUNTA, KABUPATEN BANGGAI, PROVINSI SULAWESI TENGAH
ABSTRAK
Geometri jalan tambang yang tidak sesuai standar dapat memperlambat laju alat
angkut dan menjadi tidak optimal, sehingga dapat berpengaruh terhadap waktu edar
(Cycle Time) Dan proses pengangkutan. Penelitian ini dilaksanakan pada Hauling
Road Section 3 PT. Koninis Fajar Mineral, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai,
Sulawesi Tengah, dengan tujuan mengevaluasi kondisi geometri jalan angkut serta
pengaruhnya terhadap kinerja pengangkutan bijih nikel. Geometri jalan dianalisis
berdasarkan standar AASHTO (1993) serta Kepmen ESDM No.
1827/K/30/MEM/2018, yang meliputi lebar jalan lurus, lebar tikungan, jari-jari
tikungan, superelevasi, grade jalan, dan kemiringan melintang (cross slope).
Pengambilan data dilakukan secara langsung pada enam segmen jalan lurus dan
lima segmen jalan tikungan sepanjang ±2,3 km, kemudian dibandingkan dengan
standar yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa elemen
geometri jalan telah memenuhi standar, namun terdapat segmen yang masih berada
di bawah batas ketentuan, khususnya pada lebar tikungan, superelevasi, cross slope,
dan grade jalan. Kondisi ini berdampak pada perlambatan perjalanan alat angkut
Shacman F3000 yang digunakan sebagai acuan utama. Cycle time aktual yang
diukur di lapangan diperoleh sebesar 19,98 menit, sedangkan cycle time semi-
teoritis berdasarkan kondisi jalan ideal adalah 16,30 menit, dengan efisiensi waktu
81,6%. Nilai tersebut menandakan adanya hambatan yang dipengaruhi langsung
oleh ketidaksesuaian geometri jalan di beberapa segmen. Setelah dilakukan
simulasi perbaikan terhadap segmen yang tidak memenuhi standar, cycle time
menurun menjadi 18,71 menit. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa perbaikan
geometri jalan—melalui pelebaran, perbaikan tikungan, penyesuaian kemiringan,
serta peningkatan kualitas permukaan—berpengaruh signifikan terhadap
penurunan waktu edar dan peningkatan pengangkutan bijih nikel. Dengan
demikian, pengelolaan jalan angkut yang sesuai standar menjadi salah satu faktor
penting dalam pengoptimalan kinerja alat angkut.
Kata kunci: AASHTO, bijih nikel, cycle time, geometri jalan angkut, hauling road.
| S11-6261 | S11-6261 PUT 2026 | location_name | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain