TEXT
ANALISIS RASIO BAHAN BAKAR (FUEL RATIO) ALAT GALI MUAT (EXCAVATOR) TERHADAP WAKTU EDAR (CYCLE TIME) PADA PENAMBANGAN PASIR SILIKA DI CV. FAJAR PUTIH KABUPATEN TUBAN PROVINSI JAWA TIMUR
Abstrak
Penelitian ini dilaksanakan di Cv. Fajar Putih, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur,
pada kegiatan penambangan pasir silika dengan metode tambang terbuka. Penggunaan
excavator sebagai alat gali–muat utama menjadikan konsumsi bahan bakar sebagai
komponen biaya operasional yang perlu dikendalikan, namun perusahaan belum memiliki
standar kuantitatif untuk mengevaluasi efisiensinya. Salah satu faktor yang diduga
memengaruhi konsumsi bahan bakar adalah waktu edar (cycle time). Penelitian ini
bertujuan menganalisis pengaruh cycle time terhadap fuel ratio sebagai indikator efisiensi
bahan bakar excavator, sekaligus merumuskan upaya perbaikannya.
Metode penelitian dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap cycle time,
produktivitas, dan konsumsi bahan bakar selama 13 hari, dianalisis menggunakan uji
korelasi dan regresi linier sederhana. Hasil menunjukkan cycle time bervariasi antara
14,74–20,69 detik, dengan fuel ratio berkisar 0,07–0,17 liter/BCM (rata-rata 0,12
liter/BCM). Koefisien korelasi (r) sebesar 0,936 menunjukkan hubungan positif sangat
kuat, sedangkan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,876 berarti 87,6% variasi fuel ratio
dipengaruhi oleh cycle time. Semakin lama cycle time, semakin tinggi fuel ratio sehingga
efisiensi bahan bakar menurun.
Upaya peningkatan efisiensi dirumuskan melalui tiga skenario: (1) pengurangan waktu gali
(digging time) hingga nilai minimum, menurunkan fuel ratio menjadi 0,118 liter/BCM; (2)
pengurangan waktu hambatan, meningkatkan efisiensi kerja menjadi 0,7508 dan
menurunkan fuel ratio menjadi 0,116 liter/BCM; serta (3) kombinasi keduanya, yang
memberikan hasil paling optimal dengan fuel ratio turun menjadi 0,113 liter/BCM. Selain
itu, peningkatan keterampilan operator melalui teknik pemuatan yang tepat seperti
pengaturan swing angle dan posisi alat terhadap front kerja turut mempercepat cycle time
dan menurunkan fuel ratio. Upaya ini perlu didukung preventive maintenance berkala dan
pemantauan konsumsi bahan bakar secara terstruktur. Hasil penelitian ini diharapkan dapat
menjadi dasar dalam penetapan standar fuel ratio sebagai indikator evaluasi efisiensi
operasional alat gali–muat.
Kata Kunci: Cycle Time; Fuel Ratio; Pasir Silika.
| S11-6371 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain