TEXT
ALTERNATIF DESAIN STRUKTUR APARTEMEN 10 LANTAI DENGAN MENGGUNAKAN FLAT SLAB UNTUK MENGOPTIMALKAN TINGGI RUANG
Abstrak
Sistem lantai konvensional dengan balok interior berdimensi besar seringkali membatasi efisiensi
ruang vertikal dan meningkatkan beban mati gedung bertingkat. Penelitian ini bertujuan untuk
meredesain struktur gedung bertingkat 10 lantai menggunakan sistem flat slab dengan dinding
geser (shear wall), sebagai alternatif dari Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK)
konvensional. Evaluasi struktur dilakukan menggunakan bantuan dari perangkat lunak SAP2000.
Hasil analisis menunjukkan bahwa eliminasi balok interior setinggi 90 cm pada Model 1 dengan
diterapkannya flat slab tebal 22 cm dalam Model 2 berhasil meningkatkan tinggi ruang bersih
vertikal (clear height) secara merata sebesar 0,68 meter di setiap lantai. Peniadaan elemen balok
tersebut mereduksi berat total gedung (W) secara signifikan sebesar 25,05%, dari 210.153,062 kN
(Model 1) menjadi 157.511,885 kN (Model 2). Penurunan massa bangunan ini memicu reduksi
gaya geser dasar (base shear) hingga ±41,57%, yang berdampak pada efisiensi dimensi
penampang kolom sebesar 22%. Pada respons spektrum, kombinasi flat slab dan shear wall
memiliki perbedaan kekakuan lateral struktur, dengan perpendekan periode fundamental sebesar
17% menjadi 0,880 detik pada Model 2. Selain itu, Model 2 menunjukkan efisiensi ragam
partisipasi massa > 90% tercapai pada mode yang lebih rendah (mode 8 arah X dan mode 9 arah
Y) dibandingkan Model 1 (mode 10 arah X dan mode 11 arah Y). Penerapan shear wall tebal 300
mm mampu mengontrol simpangan antar lantai (story drift) dengan sangat baik di bawah batas
izin, dengan efisiensi reduksi simpangan mencapai 34% pada arah Y (terutama lantai 1-7).
Kata kunci: Flat slab, Optimasi Tinggi Ruang, Dinding Geser, Tebal Pelat
| S01-16381 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain