TEXT
KINERJA LENTUR PELAT ENGINEERED CEMENTITIOUS COMPOSITES BERSERAT POLIPROPILENA SEBAGAI MATERIAL ALTERNATIF UNTUK PERBAIKAN DAN PERKUATAN BETON
ABSTRAK
Beton konvensional memiliki kelemahan berupa sifat getas yang menyebabkan
material mudah mengalami retak lentur ketika menerima beban berulang,
sebagaimana terjadi pada berbagai kasus kerusakan infrastruktur. Engineered
Cementitious Composites (ECC) merupakan material komposit berbasis semen
yang dikembangkan untuk mengatasi kelemahan tersebut melalui mekanisme
strain-hardening dan distribusi retak mikro yang merata. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis perilaku lentur pelat mortar ECC dengan variasi penambahan
serat polipropilena serta mengetahui pengaruhnya terhadap kapasitas lentur. Benda
uji yang digunakan meliputi kubus 50 × 50 × 50 mm untuk pengujian kuat tekan
dan pelat 300 × 75 × 30 mm untuk pengujian kuat lentur dengan metode four-point
bending, masing-masing pada umur 28 hari. Variasi kadar serat polipropilena yang
diterapkan adalah 0,00%, 0,50%, 1,00%, 1,50%, dan 2,00% dari fraksi volume
campuran. Campuran ECC dirancang menggunakan metode volume absolut (ACI
211.1/211.4R) dengan rasio air-binder (w/b) = 0,26, substitusi fly ash Kelas F
sebesar 60% (FA/C = 1,60), dan rasio pasir-binder (S/B) = 0,30. Hasil pengujian
kuat tekan menunjukkan nilai tertinggi pada variasi PP-1,50% sebesar 57,55 MPa,
meningkat 10,33% terhadap kontrol (52,16 MPa). Hasil pengujian kuat lentur
menunjukkan nilai tertinggi pada variasi PP-0,50% sebesar 6,78 MPa, meningkat
14,14% terhadap kontrol (5,94 MPa).
Kata kunci: Engineered Cementitious Composites, serat polipropilena, kuat tekan,
kuat lentur, strain-hardening, fiber bridging.
| S01-16441 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain