TEXT
STUDI KOMPARASI DESAIN PERKERASAN KAKU MENGGUNAKAN METODE MDPJ 2024, MDPJ 2017, PD T-14-2003, DAN AASTHO 1993 JALAN DAWARBLANDONG - KEDAMEAN, KABUPATEN GRESIK
ABSTRAK
Jalan Dawarblandong – Kedamean di Kabupaten Gresik merupakan ruas jalan
dengan tingkat lalu lintas yang cukup tinggi dan didominasi kendaraan berat,
sehingga menyebabkan kerusakan pada perkerasan jalan. Oleh karena itu,
diperlukan perencanaan ulang menggunakan perkerasan kaku agar mampu
menahan beban lalu lintas secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk
merencanakan dan membandingkan desain perkerasan kaku menggunakan metode
MDPJ 2024, MDPJ 2017, Pd T-14 2003, dan AASHTO 1993. Perencanaan
dilakukan berdasarkan data lalu lintas, nilai CBR tanah dasar, serta parameter
desain lainnya. Masing-masing metode memiliki pendekatan berbeda, dimana
AASHTO 1993 menggunakan konsep reliabilitas dan serviceability, Pd T-14 2003
berdasarkan konfigurasi beban sumbu, serta MDPJ 2017 dan MDPJ 2024 mengacu
pada kondisi lalu lintas aktual di Indonesia. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa
tebal perkerasan yang diperoleh adalah 29,5 cm (MDPJ 2024), 30,5 cm (MDPJ
2017), 17,5 cm (Pd T-14-2003), dan 29,2 cm (AASHTO 1993), dengan perbedaan
juga pada desain sambungan dan tulangan. MDPJ 2017 menghasilkan tebal
perkerasan terbesar, sedangkan Pd T-14-2003 menghasilkan yang terkecil.
Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh perbedaan parameter lalu lintas, daya dukung
tanah dasar, serta kriteria desain yang digunakan pada masing-masing metode.
Kata Kunci: Perkerasan Kaku, MDPJ 2024, MDPJ 2017, Pd T-14 2003, AASHTO
1993
| S01-16491 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain