TEXT
OPTIMALISASI KESELAMATAN JPL 405A SURABAYA: ANALISIS BLACK SPOT EAN-HAZOP DAN SIMULASI EWS IOT BERBASIS VISSIM
ABSTRAK
Perlintasan sebidang JPL 405A Asemrowo, Surabaya merupakan perlintasan
Kategori B dengan 40 kereta per hari yang mencatatkan 906 pelanggaran lalu lintas
selama periode 2021–2025, mengindikasikan risiko laten yang berpotensi fatal
meskipun angka kecelakaan masih relatif rendah. Penelitian ini menggunakan
analisis kapasitas efektif PKJI 2023, metode EAN–UCL, penilaian risiko EAN–
HAZOP dengan Indeks Perilaku Pelanggaran (IPP), dan simulasi VISSIM dua
skenario untuk mengevaluasi efektivitas sistem Early Warning System (EWS)
berbasis IoT. Hasil menunjukkan Derajat Kejenuhan pendekat Utara dan Barat
masing-masing 0,882 dan 0,884 (LOS E), JPL 405A dinyatakan black spot (EAN
= 24 > UCL = 9,705), Hazard Index mencapai 4.325.360 atau 5,7 kali ambang
batas, dan Risk Score HAZOP = 25 (EXTREME RISK). Simulasi EWS IoT
berhasil menurunkan Risk Score dari 25 menjadi 5 (Medium Risk) serta mereduksi
panjang antrian rata-rata 18–23 meter per siklus, sehingga direkomendasikan
implementasi EWS IoT sebagai prioritas jangka menengah disertai pembangunan
flyover/underpass sebagai solusi permanen jangka panjang.
Kata Kunci: Perlintasan Sebidang, Black Spot, EAN – HAZOP, EWS IoT,
VISSIM, IPP
| S01-16521 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain