TEXT
OPTIMASI PEMANFAATAN WADUK DAWUHAN DI KECAMATAN WONOASRI, KABUPATEN MADIUN UNTUK KEBUTUHAAN IRIGASI
ABSTRAK
Waduk Dawuhan di Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun merupakan sumber
utama penyedia air irigasi bagi lahan seluas 1.273 ha. Pada musim kemarau,
penurunan volume tampungan menyebabkan ketersediaan air tidak mampu
memenuhi kebutuhan irigasi secara optimal. Penelitian ini bertujuan
mengoptimalkan pemanfaatan air Waduk Dawuhan pada kondisi tahun kering
melalui penyusunan alternatif pola tata tanam berdasarkan ketersediaan air dan
kebutuhan irigasi. Tahapan penelitian meliputi analisis konsistensi data curah
hujan, perhitungan curah hujan efektif, evapotranspirasi metode Penman
Modifikasi, analisis debit inflow dengan metode F.J. Mock, perhitungan kebutuhan
air irigasi mengacu pada KP-01, serta simulasi neraca air menggunakan Pola
Operasional Waduk (POW). Hasil analisis debit inflow metode F.J. Mock
menunjukkan tiga tahun kering, yaitu 2015, 2022, dan 2023, dengan keandalan
debit rata-rata sebesar 7,189 m3/det. Simulasi POW menunjukkan bahwa alternatif
1, 2, 4, 6, 7, dan 9 mampu memenuhi kebutuhan air irigasi dengan kebutuhan
berturut-turut sebesar 1.136,5 lt/det, 2.203,4 lt/det, 8.764,2 lt/det, 4.290,0 lt/det,
11.525,6 lt/det, dan 7.269,3 lt/det. Berdasarkan hasil simulasi Pola Operasional
Waduk (POW), alternatif yang dinyatakan berhasil mampu mempertahankan
elevasi muka air waduk di atas elevasi intake (+76,00 m), dengan elevasi minimum
yang berada pada kisaran +77,062 m hingga +78,399 m. Berdasarkan hasil tersebut,
penerapan pola tata tanam yang disusun melalui simulasi POW terbukti mampu
mengoptimalkan pemanfaatan air Waduk Dawuhan pada kondisi tahun kering serta
menjaga ketersediaan air irigasi sesuai batas operasional waduk.
Kata kunci: Waduk Dawuhan; Pola Tata Tanam; F.J. Mock; Pola Operasional
Waduk (POW); Kebutuhan Air Irigasi.
| S01-16531 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain