TEXT
EVALUASI KINERJA MANAJEMEN RANTAI PASOK TERHADAP PEKERJAAN MEP DENGAN METODE SCOR
Abstrak
Indonesia adalah negara kepulauan, membuat manajemen rantai pasok menjadi menantang,
termasuk pada pekerjaan Konstruksi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kinerja rantai
pasok yang terjadi pada pekerjaan MEP di pulau bali. Penelitian akan dilakukan dengan metode
SCOR. variabel SCOR yang digunakan adalah variabel pemenuhan material (OFC), waktu
pengiriman material (OFCT), pemenuhan material secara mendadak (USCF), dan perhitungan
risiko rantai pasok (OVR). variabel pada pekerjaan MEP akan dihitung dari masing-masing
pekerjaan Mechanical, Electrical, dan Plumbing. Hasil menunjukkan pada proyek ditemukan nilai
dari OFC dan USCF pada masing-masing pekerjaan menunjukkan nilai 100% yang menyatakan
bahwa manajemen rantai pasok dapat memenuhi kebutuhan material yang direncanakan maupun
darurat. Namun pada nilai pada pekerjaan Mechanical sebesar 60%, pekerjaan Electrical 43% dan
pekerjaan Plumbing 40%, hal ini menunjukkan bahwa terjadi kendala dalam waktu pengiriman
material. Nilai OVR menunjukkan pada pekerjaan Mechanical 98%, pada pekerjaan Electrical 99%,
dan pekerjaan Plumbing 93%, menunjukkan meski terjadi keterlambatan nilai kerugian yang
didapat masih termasuk baik sekali. Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi waktu
keterlambatan yaitu, perencanaan jalur supply material, pengawasan kondisi lalu lintas pengiriman
Evaluasi Kinerja Manajemen Rantai Pasok terhadap Pekerjaan MEP dengan Metode SCOR, Septiyan
2
material, dan bekerja sama dengan supplier lokal terkait dengan pemenuhan material untuk
mengurangi waktu pengiriman material.
Kata kunci: Rantai Pasok, MEP, SCOR
| S01-16631 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain