TEXT
ANALISIS SISTEM PENDINGIN AIR TAWAR MESIN INDUK TUGBOAT OVERHEATING MELALUI PEMELIHARAAN PREVENTIF
ABSTRAK
Sistem pendingin air tawar pada mesin induk kapal merupakan salah satu sistem penting yang berfungsi menjaga temperatur kerja mesin agar tetap berada pada batas operasional normal. Gangguan pada sistem pendingin, seperti penumpukan kerak pada heat exchanger, penurunan debit aliran pendingin, serta kurang optimalnya pelaksanaan pemeliharaan, dapat menyebabkan overheating yang berdampak pada penurunan performa mesin dan terganggunya operasional kapal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kinerja sistem pendingin air tawar pada mesin induk Tugboat MBP, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab gangguan sistem pendingin, serta menganalisis penerapan pemeliharaan preventif dalam mencegah terjadinya overheating. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan Chief Engineer dan masinis jaga, dokumentasi, serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pendingin air tawar masih bekerja dalam kondisi baik dengan temperatur air pendingin berkisar 82-85°C dan temperatur mesin induk sekitar 88°C, namun ditemukan penumpukan kerak ringan pada heat exchanger dan penurunan debit aliran pendingin yang berpotensi menurunkan efektivitas perpindahan panas. Penerapan Planned Maintenance System (PMS) secara terjadwal mampu meningkatkan keandalan sistem pendingin, menjaga kestabilan temperatur mesin, mengurangi frekuensi gangguan, serta mencegah terjadinya overheating. Oleh karena itu, pelaksanaan pemeliharaan preventif yang konsisten dan sesuai jadwal sangat diperlukan untuk menjaga kinerja sistem pendingin, meningkatkan keandalan mesin induk, serta mendukung keselamatan dan efisiensi operasional Tugboat MBP.
Kata kunci: Sistem Pendingin Air Tawar, Mesin Induk, Overheating, Pemeliharaan Preventif, Planned Maintenance System (PMS), Tugboat MBP.
| S05-4281 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain