TEXT
PENGEMBANGAN GAME PUZZLE EDUKASI ABOVE THE SKYMENGGUNAKAN MODEL GAME DEVELOPMENT LIFE CYCLE (GDLC)
ABSTRAK
Penerapan teknologi dalam dunia pendidikan memungkinkan pembelajaran
menjadi lebih interaktif dan efektif. Namun, tidak semua game mampu mengasah
keterampilan berpikir logis dan pemecahan masalah secara optimal, serta game
sering kali dirasa kurang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengaplikasikan model Game Development Life Cycle (GDLC) dalam
merancang dan mengembangkan game edukasi kognitif “Above The Sky” berbasis
Android. Model GDLC diterapkan melalui enam tahapan: initiation, pre-
production, production, testing, beta testing, release. Pengujian fungsionalitas
sistem dilakukan secara internal menggunakan black box testing berbasis ISO
9126-2. Lalu, evaluasi tingkat kelayakan dan kepuasan pengguna diuji kepada
siswa kelas 10 SMA An-Najiyah melalui kuesioner indikator berbasis ISO 9126-
4 dan dihitung menggunakan Skala Likert. Hasil dari pengujian fungsionalitas
menunjukkan fitur, navigasi, serta mekanik game dapat berjalan dengan lancar
tanpa mengalami eror. Evaluasi pengujian kognitif siswa menunjukkan
peningkatan nilai rata-rata dari 52,5 pada pre-test menjadi 55 pada post-test. Hasil
rekapitulasi kuesioner beta testing memperoleh total skor 455 dari skor
maksimum idealis 520, dengan nilai persentase kelayakan sebesar 87,5%. Dengan
demikian, game edukasi kognitif “Above The Sky” dapat dikategorikan Sangat
Layak sebagai media interaktif untuk melatih logika berpikir pengguna.
Kata Kunci: Game Edukasi, Kognitif, Game Puzzle, Game Development Life
Cycle (GDLC), ISO 9126.
| S06-26151 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain