TEXT
MITIGASI SERANGAN EVIL TWIN PADA JARINGAN WI-FI PELANGGAN ISP MENGGUNAKAN METODE INTRUSION DETECTION AND PREVENTION SYSTEM (IDPS)
ABSTRAK
Perkembangan penggunaan internet dan jaringan Wi-Fi di lingkungan rumah
meningkatkan risiko terjadinya serangan keamanan, salah satunya adalah Evil
Twin. Serangan ini memanfaatkan access point (AP) palsu untuk mengelabui
pengguna dan memperoleh kredensial Wi-Fi melalui teknik rekayasa sosial.
Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan serangan Evil Twin pada
jaringan Wi-Fi pelanggan ISP serta mengevaluasi efektivitas Intrusion Detection
and Prevention System (IDPS) berbasis Snort dalam mendeteksi dan mencegah
serangan tersebut. Metode penelitian meliputi studi literatur, analisis lingkungan
uji, perancangan skenario pengujian, implementasi serangan pada jaringan rumahan
dan jaringan yang dilengkapi IDPS, serta analisis hasil menggunakan parameter
Success Rate, Detection Rate, dan Prevention Rate. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa serangan Evil Twin berhasil diimplementasikan pada lima skenario
pengujian dengan nilai Success Rate sebesar 100%. Implementasi Snort sebagai
IDPS menghasilkan Detection Rate sebesar 40%, ditandai dengan keterbatasan
dalam menghasilkan peringatan terhadap aktivitas serangan. Selain itu, Snort tidak
mampu melakukan pencegahan terhadap koneksi klien ke AP palsu sehingga
diperoleh Prevention Rate sebesar 40%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat
disimpulkan bahwa Snort pada konfigurasi yang digunakan belum efektif sebagai
mekanisme mitigasi serangan Evil Twin, sehingga diperlukan pengembangan rule
dan integrasi dengan mekanisme keamanan tambahan untuk meningkatkan
kemampuan deteksi dan pencegahan.
Kata Kunci: Evil Twin, IDPS, Snort, Wi-Fi, Mitigasi.
| S06-26401 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain