TEXT
PRA PERENCANAAN PABRIK LACTIC ACID DARI MOLASE MELALUI PROSES FERMENTASI DENGAN KAPASITAS 6000 TON/TAHUN
ABSTRAK
Kebutuhan asam laktat di Indonesia terus mengalami peningkatan seiring
berkembangnya industri pangan, farmasi, kosmetik, serta bioplastik. Oleh karena itu,
dirancang pabrik asam laktat dengan kapasitas 6.000 ton/tahun untuk membantu
memenuhi kebutuhan domestik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap produk
impor. Bahan baku molase yang difermentasi oleh bakteri Lactobacillus delbrueckii.
Pabrik direncanakan beroperasi selama 330 hari per tahun dan 24 jam per hari dengan
kapasitas produksi sebesar 6.000 ton/tahun atau sekitar 757,57 kg/jam. Berdasarkan hasil
perancangan, proses fermentasi menggunakan molase layak diterapkan sebagai alternatif
produksi asam laktat di Indonesia karena memanfaatkan sumber daya terbarukan,
menghasilkan produk dengan rendemen tinggi, serta mendukung pengembangan industri
kimia berbasis bioteknologi yang berkelanjutan. Hasil analisis ekonomi menunjukkan
bahwa pabrik ini memiliki Internal Rate of Return (IRR) sebesar 27,667 %, Pay Out Time
(POT) selama 4,02 tahun, dan Break Even Point (BEP) sebesar 18,5 %, sehingga pabrik
dinyatakan layak untuk didirikan.
Kata kunci: Asam laktat, molase, fermentasi batch, Lactobacillus delbrueckii, pra
perancangan pabrik.
| S08-4681 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain