TEXT
STUDI PEMANFAATAN LIMBAH POLYURETHANE LEATHER SEBAGAI SUBTITUEN AGREGAT PADA PEMBUATAN BATAKO
Abstrak
Kondisi timbulan sampah anorganik yang tinggi menuntut adanya inovasi pemanfaatan limbah menjadi material
konstruksi yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik fisik dan kimia
limbah potongan polyurethane (PU) leather serta menguji mutu batako dengan variasi substitusi limbah tersebut
terhadap berat pasir. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan variasi campuran sebesar
0%, 5%, 10%, dan 15% dengan ukuran potongan limbah ±1–2 cm. Karakterisasi fisis limbah PU leather
menunjukkan nilai berat jenis bulk sebesar 1,304 gr/cm3 dan penyerapan air sebesar 17%, sehingga dikategorikan
sebagai agregat ringan. Hasil uji mekanis menunjukkan adanya fluktuasi kuat tekan yang dinamis. Pada umur 28
hari, variasi 5% memiliki kuat tekan 41 kg/cm2, variasi 10% sebesar 55 kg/cm2, dan variasi 15% sebesar 24
kg/cm2. Variasi optimum dicapai oleh campuran 10% karena menunjukkan pertumbuhan kekuatan yang paling
konsisten dari umur 14 hari (35 kg/cm2) ke 28 hari (55 kg/cm2) serta memiliki daya serap air akhir yang paling
rendah di antara variasi limbah lainnya, yaitu 10,24% (berdasarkan SNI) atau 193,750 kg/m3 (berdasarkan ASTM
C90). Berdasarkan SNI 03-0349-1989, batako variasi 5% dan 10% memenuhi kualifikasi Mutu Kelas III untuk
dinding non-struktural tak terlindungi, sedangkan variasi 15% dinyatakan tidak memenuhi syarat karena berada
di bawah batas minimal kelayakan (< 25 kg/cm2). Berdasarkan ASTM C129, variasi 5% dan 10% lolos uji
kelayakan untuk struktur pembatas bukan penahan beban (nonloadbearing) kelas Medium Weight. Pemanfaatan
formula optimum 10% dari pasokan industri konveksi lokal sebesar 24 kg/minggu mampu menyerap limbah
secara produktif dan menghasilkan 87 buah batako per minggu.
Kata kunci: Batako, Kuat Tekan, Penyerapan Air, Polyurethane Leather, Stabilitas Dimensi
| S09-4501 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain