TEXT
ANALISIS PENGARUH IKLIM KERJA, KEBISINGAN, DAN PENCAHAYAAN SERTA KARAKTERISTIK INDIVIDU TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI WORKSHOP PT X
ASBTRAK
Lingkungan kerja fisik seperti iklim kerja, kebisingan, dan pencahayaan berpotensi
memengaruhi kinerja karyawan, terutama pada industri yang melibatkan aktivitas
mekanik seperti Workshop penyedia layanan Equipment Supply & Maintenance.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh iklim kerja, kebisingan,
intensitas pencahayaan, dan karakteristik individu terhadap kinerja karyawan di
Workshop PT X. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
melibatkan seluruh populasi karyawan teknisi yang berjumlah 38 orang sebagai
sampel. Iklim kerja diukur menggunakan WBGT, kebisingan menggunakan Sound
Level Meter, dan pencahayaan menggunakan lux meter, sedangkan data kinerja
karyawan dan karakteristik individu diperoleh melalui kuesioner yang telah
dinyatakan valid dan reliabel (Cronbach's Alpha 0,871). Hubungan antarvariabel
dianalisis menggunakan uji korelasi Rank-Spearman pada taraf signifikansi 5%.
Hasil penelitian menunjukkan iklim kerja (r = −0,500; p = 0,001), kebisingan (r =
−0,307; p = 0,030) berhubungan negative secara signifikan, sedangkan
pencahayaan memiliki hubungan positif yang sangat kuat dengan kinerja karyawan
(r = 0,868; p = 0,000). Karakteristik individu, khususnya beban kerja fisik, juga
berhubungan signifikan dengan kinerja (r = −0,697; p = 0,000), sementara usia,
jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan masa kerja turut menunjukkan hubungan
yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa perbaikan kondisi pengaturan
iklim kerja, pengendalian kebisingan, dan pencahayaan, merupakan langkah
penting dalam meningkatkan kinerja karyawan di area Workshop. Penelitian ini
merekomendasikan penyediaan alat pelindung diri, perbaikan sistem pencahayaan
dan ventilasi, serta pemantauan kesehatan pekerja secara berkala.
Kata kunci: iklim kerja, kebisingan, pencahayaan, kinerja karyawan, Rank-
Spearman
| S09-4511 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain