TEXT
ANALISIS EMISI KARBON DIOKSIDA (CO₂) DI PT X KOTA MADIUN
ABSTRAK
PT X merupakan perusahaan manufaktur sarana perkeretaapian yang belum
memiliki inventarisasi emisi CO2 tingkat fasilitas. Penelitian ini bertujuan menghitung total
emisi CO2 berdasarkan Scope 1 dan Scope 2 sesuai Greenhouse Gas Protocol dan pedoman
IPCC 2006, mengidentifikasi sumber emisi dominan, menyusun skenario mitigasi
kuantitatif, serta mengestimasi kinerja ekonomi awal setiap skenario. Data yang digunakan
meliputi konsumsi listrik PLN, bahan bakar kendaraan operasional, serta bahan bakar alat
produksi dan proses termal selama periode Januari–Oktober 2025. Emisi Scope 2 dihitung
menggunakan faktor emisi 0,778 kgCO2/kWh dari sistem kelistrikan Jawa–Madura–Bali
(RUPTL PLN 2013, pendekatan location-based), sedangkan emisi Scope 1 dihitung
menggunakan faktor emisi default IPCC 2006 (pendekatan Tier 1). Hasil penelitian
menunjukkan total emisi CO2 sebesar 8.488,82 tCO2, didominasi Scope 2 dari konsumsi
listrik sebesar 7.825,38 tCO2 (92 %), diikuti Scope 1 kendaraan operasional 340,52 tCO2
(4%), dan alat produksi serta proses termal 322,918 tCO2 (4%). Empat skenario mitigasi
disusun: efisiensi listrik LED dan inverter (S1), pemasangan PLTS rooftop 1,72 MWp (S2),
pengurangan konsumsi solar kendaraan melalui eco-driving dan idle reduction (S3), dan
preventive maintenance berbasis IoT (S4), dengan total potensi reduksi gabungan 2.429,01
tCO2 (28,61% dari baseline) selama periode 10 bulan. S1 dan S2 diproyeksikan memiliki
simple payback period masing-masing 3,4 tahun dan 7,88 tahun, sedangkan S3 (0,25 tahun)
dan S4 (3,56 tahun) memiliki payback period lebih cepat dari S2 namun S4 sedikit lebih
lambat dari S1. Meskipun demikian, S3 dan S4 direkomendasikan untuk implementasi
segera bukan semata berdasarkan payback, melainkan karena kebutuhan modal yang jauh
lebih kecil, risiko implementasi yang lebih rendah, tidak memerlukan modifikasi besar, dan
dapat dilaksanakan tanpa menunggu audit energi maupun studi kelayakan yang kompleks,
sedangkan S1 dan S2 memerlukan investasi besar serta audit/studi kelayakan lebih lanjut
sebelum diimplementasikan. Analisis ekonomi ini merupakan estimasi awal berbasis
indikator Simple Payback Period.
Kata Kunci : Emisi CO2, Skenario Mitigasi, Analisis Ekonomi Awal
| S09-4521 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain