TEXT
ANALISIS KELIMPAHAN MIKROPLASTIK PADA AIR LIMBAH USAHA LOUNDRY
ABSTRAK
Penggunaan pakaian berbahan sintetis dan meningkatnya aktivitas
pencucian pada usaha Laundry menjadi salah satu sumber potensial terbentuknya
mikroplastik yang dapat mencemari lingkungan perairan. Mikroplastik yang
berasal dari proses pencucian pakaian dapat terbawa bersama air limbah dan masuk
ke saluran pembuangan apabila tidak diolah dengan baik. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis keberadaan mikroplastik serta mengetahui karakteristiknya
pada air limbah Laundry di Kota Surabaya. Sampel diambil dari tiga usaha
Laundry, yaitu Kamy Laundry, Mama Laundry, dan RA Laundry, pada bagian
outlet pembuangan akhir masing-masing lokasi. Analisis sampel dilakukan melalui
tahapan Wet Peroxide Oxidation (WPO), penyaringan, pengamatan menggunakan
mikroskop digital, dan identifikasi jenis polimer dengan FTIR. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa mikroplastik ditemukan pada seluruh sampel air limbah
Laundry yang dianalisis. Jumlah total mikroplastik yang ditemukan adalah 1.886
partikel. Kelimpahan mikroplastik tertinggi terdapat pada Mama Laundry sebanyak
1.063 partikel, kemudian RA Laundry sebanyak 542 partikel, dan Kamy Laundry
sebanyak 281 partikel. Berdasarkan bentuknya, mikroplastik yang paling dominan
adalah fiber atau serat, yaitu sebanyak 1.700 partikel. Selain itu, ditemukan juga
bentuk film sebanyak 97 partikel, fragmen sebanyak 88 partikel, dan granul
sebanyak 1 partikel. Dari segi ukuran, mikroplastik paling banyak berada pada
rentang 0,1–0,5 mm. Warna mikroplastik yang teridentifikasi bervariasi, dengan
warna yang paling sering ditemukan adalah biru, abu-abu, hitam, dan transparan.
Hasil identifikasi FTIR menunjukkan bahwa jenis polimer yang dominan adalah
polyester, yang menandakan bahwa sumber utama mikroplastik berasal dari serat
pakaian berbahan sintetis.
Kata kunci: air limbah Laundry, mikroplastik, FTIR
| S09-4531 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain