TEXT
ANALISIS JENIS SAMPAH YANG DITERIMA DAN SAMPAH PALING DIMINATI SERTA PREFERENSI MASYARAKAT TERHADAP BANK SAMPAH DI KOTA MALANG
ABSTRAK
Peningkatan jumlah penduduk dan perubahan pola konsumsi masyarakat menyebabkan
volume sampah di Kota Malang terus mengalami peningkatan. Salah satu upaya yang
dilakukan untuk mengurangi timbulan sampah adalah melalui Bank Sampah Malang yang
menerapkan konsep pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis jenis sampah yang diterima, mengetahui jenis sampah yang paling diminati oleh
Bank Sampah Malang, serta menganalisis preferensi masyarakat terhadap keberadaan Bank
Sampah Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif.
Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, penyebaran kuesioner kepada 30
responden, serta dokumentasi dan data sekunder yang diperoleh dari Bank Sampah Malang.
Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis komposisi sampah dan analisis
deskriptif untuk menggambarkan preferensi masyarakat terhadap Bank Sampah Malang. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa selama periode Oktober hingga Desember 2025, jenis sampah
yang paling banyak diterima oleh Bank Sampah Malang adalah sampah kertas dengan
komposisi sebesar 53,79% pada bulan Oktober, 55,84% pada bulan November, dan 48,44%
pada bulan Desember. Selanjutnya, sampah plastik menempati urutan kedua, diikuti oleh botol
kaca dan logam. Berdasarkan hasil wawancara, botol plastik merupakan jenis sampah yang
paling diminati oleh Bank Sampah Malang karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi, mudah
dipasarkan, dan memiliki permintaan yang stabil dari pihak pengepul. Hasil kuesioner juga
menunjukkan bahwa masyarakat memberikan tanggapan yang positif terhadap keberadaan
Bank Sampah Malang. Sebagian besar responden menyatakan bahwa Bank Sampah Malang
mudah dijangkau, memberikan manfaat ekonomi, memiliki sistem pelayanan yang baik, serta
mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah dari
sumbernya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa Bank Sampah
Malang tidak hanya berperan sebagai tempat pengumpulan sampah yang bernilai ekonomi,
tetapi juga sebagai sarana edukasi yang mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam
pengelolaan sampah berbasis prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) sehingga dapat
mendukung upaya pengurangan timbulan sampah di Kota Malang.
Kata kunci: Bank Sampah Malang, jenis sampah, komposisi sampah, preferensi masyarakat,
pengelolaan sampah.
| S09-4561 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain