TEXT
HUBUNGAN ANTARA KEBISINGAN, PENCAHAYAAN, DAN IKLIM KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEKERJA MAINTENANCE PT X
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kebisingan,
pencahayaan, dan iklim kerja terhadap produktivitas kerja pekerja maintenance PT X
di lingkungan terminal peti kemas. Kondisi lingkungan kerja fisik menjadi faktor
penting karena aktivitas maintenance dilakukan pada area operasional alat berat yang
memiliki paparan kebisingan tinggi, pencahayaan yang bervariasi, serta potensi
tekanan panas akibat pekerjaan di area terbuka. Penelitian ini menggunakan metode
kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah
110 pekerja maintenance yang dipilih dari populasi 150 pekerja. Pengumpulan data
dilakukan melalui pengukuran langsung menggunakan Sound Level Meter untuk
kebisingan, lux meter untuk pencahayaan, WBGT meter untuk iklim kerja, serta
kuesioner dan data operasional perusahaan untuk mengukur produktivitas kerja.
Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi
Spearman Rank.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kebisingan di area kerja sebesar
88,90 dBA, rata-rata pencahayaan sebesar 201,35 lux, dan rata-rata iklim kerja sebesar
29,06°C WBGT. Produktivitas kerja teknisi berada pada kategori sedang cenderung
rendah, ditunjukkan oleh jumlah breakdown alat sebesar 48 unit/bulan, rata-rata durasi
perbaikan sebesar 4,1 jam, skor produktivitas sebesar 63,2/100, serta efektivitas
penyelesaian pekerjaan sebesar 78%. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan bahwa
kebisingan memiliki hubungan negatif kuat dan signifikan terhadap produktivitas kerja
dengan nilai r = -0,612 dan p = 0,000. Pencahayaan memiliki hubungan positif sedang
dan signifikan dengan nilai r = 0,487 dan p = 0,001. Sementara itu, iklim kerja memiliki
hubungan negatif sedang-kuat dan signifikan terhadap produktivitas dengan nilai r = -
0,558 dan p = 0,000. Dengan demikian, peningkatan kebisingan dan suhu kerja
berhubungan dengan penurunan produktivitas, sedangkan peningkatan kualitas
pencahayaan berhubungan dengan peningkatan produktivitas kerja. Penelitian ini
merekomendasikan pengendalian lingkungan kerja melalui pengurangan paparan
kebisingan, perbaikan sistem pencahayaan, serta pengendalian iklim kerja untuk
meningkatkan kenyamanan dan produktivitas pekerja maintenance PT X.
Kata kunci : Iklim kerja, kebisingan, pekerja maintenance, pencahayaan,
produktivitas kerja.
| S09-4701 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain