TEXT
PENGOLAHAN LIMBAH TEKSTIL BATIK MELALUI ADSORPSI DENGAN BIOADSORBEN AMPAS KOPI
ABSTRAK
Limbah cair industri batik mengandung parameter pencemar berupa Warna,
Chemical Oxygen Demand (COD), dan Logam Berat Besi (Fe) yang berpotensi
mencemari lingkungan sehingga diperlukan pengolahan sebelum dibuang.
Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik bioadsorben ampas kopi,
mengevaluasi kemampuannya dalam menurunkan kadar warna, COD, dan Fe pada
limbah cair batik, serta menentukan model isoterm adsorpsi yang paling sesuai.
Bioadsorben dibuat dari ampas kopi robusta yang dikarbonisasi pada suhu 500°C
dan diaktivasi menggunakan ZnCl2. Proses adsorpsi dilakukan secara batch dengan
variasi pengenceran limbah (50%, 75%, dan 100%), massa adsorben (2, 5, dan 10
gram), serta waktu kontak (60, 90, dan 120 menit). Hasil penelitian menunjukkan
karbon aktif memiliki kadar air 1,377% dan kadar abu 2,449% sesuai SNI 06-3730-
1995. Karakterisasi FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi O–H, C=O, C–O,
C=C aromatik, dan C–H aromatik yang mendukung kemampuan bioadsorben
dalam mengadsorpsi warna, COD, dan besi (Fe) pada limbah cair batik. Efisiensi
penyisihan tertinggi diperoleh pada warna sebesar 68,89%, COD 48,04%, dan Fe
94%. Nilai konsentrasi akhir (Ce) terbaik masing-masing sebesar 327 TCU, 3.425
mg/L, dan 0,025 mg/L. Analisis isoterm menunjukkan adsorpsi Warna mengikuti
model Langmuir(R2 = 0,0257), adsorpsi COD mengikuti model Langmuir(R2 =
0,9999), adsorpsi Fe mengikuti model Freundlich (R2 = 0,9404), Bioadsorben
ampas kopi mampu menurunkan kadar warna, COD, dan Fe, namun konsentrasi
akhir warna dan COD masih melebihi baku mutu sehingga diperlukan pengolahan
lanjutan.
Kata kunci: Adsorpsi, Besi (Fe), Bioadsorben Ampas Kopi, Limbah Cair Batik,
Warna.
| S09-4751 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain