TEXT
ANALISIS KEMAMPUAN ADSORBEN CANGKANG KERANG HIJAU MEREDUKSI FREE FATTY ACID, ACID VALUE DAN KADAR AIR PADA MINYAK JELANTAH
Abstrak
Minyak jelantah mengalami penurunan kualitas akibat penggunaan berulang yang ditandai dengan meningkatnya
kadar air, bilangan asam (acid value), dan asam lemak bebas (free fatty acid/FFA). Penelitian ini bertujuan
menganalisis karakteristik bioadsorben cangkang kerang hijau, mengevaluasi efektivitasnya dalam menurunkan
kadar air, bilangan asam, dan asam lemak bebas pada minyak jelantah, serta menentukan model isoterm adsorpsi
yang paling sesuai. Penelitian dilakukan secara kuantitatif menggunakan bioadsorben cangkang kerang hijau yang
dikalsinasi pada suhu 900°C selama 4 jam. Proses adsorpsi menggunakan variasi massa adsorben 2, 4, dan 8 g
serta waktu kontak 30, 60, dan 90 menit terhadap sampel minyak jelantah dari rumah tangga, penjual gorengan,
dan penjual penyetan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bioadsorben memenuhi persyaratan SNI pada
parameter kadar air (1,01%) dan bagian yang hilang pada pemanasan 950°C (22,41%), namun belum memenuhi
standar pada kadar abu (57,11%) dan karbon aktif murni (16,47%). Kondisi optimum diperoleh pada massa
adsorben 8 g dan waktu kontak 60 menit. Analisis isoterm menunjukkan bahwa model Langmuir memberikan
kesesuaian terbaik dengan nilai R2 sebesar 0,9680, sehingga bioadsorben cangkang kerang hijau berpotensi
dimanfaatkan sebagai adsorben ramah lingkungan untuk pemurnian minyak jelantah.
Kata kunci: bioadsorben, cangkang kerang hijau, minyak jelantah, adsorpsi, asam lemak bebas.
| S09-4761 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain