TEXT
RANCANGAN SISTEM PENYALIRAN PADA TAMBANG BATU PASIR SILIKA PT. SILIKA BERKAH GANDA KABUPATEN TUBAN PROVINSI JAWA TIMUR
ABSTRAK
PT. Silika Berkah Ganda merupakan perusahaan pertambangan pasir kuarsa yang
berlokasi di Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur dengan
luas Wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) sebesar 43,41 Ha. Sistem
penambangan yang diterapkan adalah tambang terbuka dengan metode open
pit/quarry yang seluruh aktivitasnya berhubungan langsung dengan kondisi cuaca
dan iklim. Kondisi ini menyebabkan front penambangan rentan tergenang air akibat
curah hujan dan air limpasan permukaan yang dapat menghambat kegiatan
operasional penambangan serta menimbulkan dampak kerusakan ekosistem sekitar
jika tidak ditangani dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung debit
air limpasan, merancang dimensi paritan dan kolam pengendapan, serta merancang
sistem saluran terbuka untuk mengatasi air limpasan pada area penambangan.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan
aplikatif. Analisis data curah hujan dilakukan menggunakan data curah hujan
maksimum tahun 2015–2024 yang diperoleh dari BMKG Kabupaten Tuban.
Distribusi probabilitas yang digunakan adalah Log Pearson Type III setelah
dilakukan uji kesesuaian dengan metode Chi-Square dan Smirnov-Kolmogorov.
Perhitungan debit air limpasan menggunakan metode rasional, dimensi saluran
menggunakan rumus Manning, dan perhitungan kolam pengendapan menggunakan
metode overflow rate serta hukum Stokes untuk kecepatan pengendapan partikel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa curah hujan rencana periode ulang 10 tahun
sebesar 27,928 mm/hari dengan intensitas hujan 56,61 mm/jam (kategori sangat
lebat). Debit air limpasan yang masuk ke area penambangan sebesar 6,14 m3/detik.
Dimensi saluran terbuka yang dirancang berbentuk trapesium dengan lebar dasar
0,6 m, lebar permukaan 1,2 m, kedalaman saluran 0,91 m, luas penampang 0,819
m2, panjang total 4.136,2 m, dan kemiringan dasar 13,5%. Saluran ini mampu
menampung debit maksimum 87,33 m3/detik. Kolam pengendapan dirancang
dengan kapasitas 42.775 m3, luas 8.555 m2, kedalaman 5 m, dan persentase
pengendapan mencapai 100%. Jadwal pengerukan kolam pengendapan
direncanakan setiap 5,22 hari untuk menjaga kapasitas tampung tetap optimal.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah sistem penyaliran yang dirancang berupa
saluran terbuka berbentuk trapesium yang mengalirkan air limpasan menuju kolam
pengendapan (settling pond) secara gravitasi, yang kemudian dikeluarkan dari
lokasi tambang menggunakan sistem pemompaan. Penerapan sistem penyaliran ini
diharapkan dapat meminimalkan genangan pada front penambangan sehingga
kegiatan operasional tambang dapat berjalan dengan lancar dan mengurangi
dampak lingkungan akibat air limpasan.
Kata Kunci: Sistem Penyaliran, Tambang Pasir Silika, Debit air Limpasan, Saluran
Trapesium, Kolam Pengendapan, Metode Rasional, Log Pearson III.
| S11-6481 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain