TEXT
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI ASAM OKSALAT TERHADAP PENURUNAN KANDUNGAN OKSIDA BESI (Fe2O3) PADA PASIR SILIKA MENGGUNAKAN METODE XRF DI PT. MINERAL RIDHO JAYA
Abstrak
Pasir silika merupakan bahan galian industri yang banyak
dimanfaatkan pada industri kaca, keramik, dan elektronik.
Kandungan oksida besi (Fe2O3) yang tinggi dapat menurunkan
kemurnian pasir silika sehingga diperlukan proses pemurnian.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi konsentrasi
asam oksalat terhadap penurunan kandungan Fe2O3 pada pasir silika
menggunakan metode pelindian dan X-Ray Fluorescence (XRF).
Sampel berasal dari PT Mineral Ridho Jaya Site Anugerah Java
Mineral, Tuban, Jawa Timur. Pelindian dilakukan menggunakan
asam oksalat dengan konsentrasi 1,0 M, 1,5 M, dan 2,0 M pada suhu
60°C selama 120 menit dengan ukuran partikel 100 mesh dan 200
mesh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan Fe2O3 awal
sebesar 8,66% menurun menjadi 5,54%, 3,78%, dan 1,92%,
sedangkan kandungan SiO2 meningkat dari 86,08% menjadi 88,95%,
91,24%, dan 94,36%. Kondisi optimum diperoleh pada konsentrasi
asam oksalat 2,0 M dengan ukuran partikel 200 mesh yang
menghasilkan kadar Fe2O3 terendah sebesar 1,92% dan kadar SiO2
tertinggi sebesar 94,36%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
peningkatan konsentrasi asam oksalat mampu meningkatkan
efektivitas pelindian dalam menurunkan kandungan oksida besi pada
pasir silika.
Kata kunci: pasir silika, asam oksalat, pelindian, Fe2O3, XRF.
| S11-6511 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain