TEXT
ANALISIS KINERJA PEMBORAN JUMBO DRILL PADA KONDISI MASSA BATUAN BERDASARKAN KLASIFIKASI ROCK MASS RATING (RMR) DI PT. ANTAM UBPE PONGKOR SITE GUDANG HANDAK 435 GHB
Abstrak
Kinerja pemboran pada tambang bawah tanah dipengaruhi oleh
karakteristik massa batuan yang menentukan kemudahan penetrasi mata
bor dan efisiensi proses penggalian. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh kondisi massa batuan berdasarkan klasifikasi Rock
Mass Rating (RMR) terhadap kinerja pemboran jumbo drill pada Front
Produksi Gudang Handak 435 PT ANTAM UBPE Pongkor serta
mengevaluasi optimasi parameter pemboran. Penelitian menggunakan
metode kuantitatif deskriptif dengan data primer berupa hasil pemetaan
geoteknik, nilai Uniaxial Compressive Strength (UCS), kedalaman dan
jumlah lubang bor, waktu pemboran, serta data kemajuan pemboran.
Klasifikasi massa batuan dilakukan menggunakan metode RMR
Bieniawski (1989), sedangkan penetration rate teoritis dihitung
menggunakan persamaan Bauer dan Calder. Kinerja pemboran dievaluasi
melalui perhitungan drill rate aktual berdasarkan perbandingan panjang
pemboran terhadap waktu pemboran. Hasil penelitian menunjukkan nilai
RMR sebesar 46 dan 49 yang termasuk kategori Fair Rock, serta RMR 38
yang termasuk kategori Poor Rock. Penetration rate teoritis yang diperoleh
sebesar 0,670 m/menit dan 0,941 m/menit, sedangkan drill rate aktual
berturut-turut sebesar 0,677 m/menit, 0,725 m/menit, dan 0,542 m/menit.
Optimasi parameter pemboran melalui penyesuaian nilai rotation per
minute (RPM) dan thrust mampu meningkatkan penetration rate teoritis
menjadi 0,801 m/menit pada RMR 46, 0,868 m/menit pada RMR 49, dan
1,035 m/menit pada RMR 38. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas
massa batuan dan optimasi parameter pemboran berperan penting dalam
meningkatkan kinerja pemboran serta efisiensi operasi tambang bawah
tanah.
Kata kunci: Rock Mass Rating, RMR, jumbo drill, drill rate, penetration
rate, rock drillability, tambang bawah tanah.
| S11-6641 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain