TEXT
PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN PERTAMBANGAN PADA TAMBANG PASIR SILIKA DI CV. FAJAR PUTIH KABUPATEN TUBAN
Abstrak
Kegiatan pertambangan pasir silika memiliki potensi bahaya dan
risiko keselamatan kerja yang cukup tinggi terutama pada aktivitas
penggalian, pemuatan, pengangkutan material, serta paparan debu
silika. Pada lahan baru tambang pasir silika CV. Fajar Putih Tuban,
penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP)
belum dilakukan secara optimal sehingga diperlukan perencanaan
sistem keselamatan yang terstruktur.
Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi awal keselamatan
pertambangan, mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko, serta
menyusun perencanaan penerapan SMKP pada lahan baru tambang
pasir silika di CV. Fajar Putih Tuban. Metode penelitian
menggunakan pendekatan Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko dan
Pengendalian Risiko (IBPR) dengan matriks risiko 5×5 berdasarkan
parameter likelihood dan severity.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi awal keselamatan
pertambangan belum didukung oleh dokumen keselamatan, prosedur
kerja, dan program pengawasan yang memadai. Potensi bahaya yang
teridentifikasi berupa interaksi pekerja dengan alat berat, paparan
debu silika, kondisi jalan tambang licin, serta perilaku kerja tidak
aman. Sebagian besar aktivitas berada pada kategori risiko sedang
hingga tinggi, sedangkan paparan debu silika termasuk kategori
risiko ekstrem. Perencanaan penerapan SMKP dilakukan melalui
penyusunan kebijakan keselamatan, pengendalian risiko berdasarkan
hierarki pengendalian, penyediaan prosedur kerja aman, serta
monitoring dan evaluasi secara berkala.
Kata kunci: SMKP, IBPR, keselamatan pertambangan, risiko
keselamatan, pasir silika.
| S11-6691 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain