TEXT
ANALISA KEBUTUHAN DAN PERENCANAAN DISPOSAL ENKAPSULASI PAF-NAF DI AREA WARA PT ADARO INDONESIA KABUPATEN TABALONG PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
ABSTRAK
Air Asam Tambang (AAT) merupakan salah satu dampak lingkungan yang berpotensi
terjadi pada kegiatan pertambangan batubara akibat oksidasi mineral sulfida yang
menghasilkan air bersifat asam. Salah satu metode pengendalian yang diterapkan
adalah enkapsulasi, yaitu penempatan material Potentially Acid Forming (PAF) yang
diselimuti oleh material Non-Acid Forming (NAF) untuk membatasi kontak dengan
udara dan air sehingga dapat menekan pembentukan AAT. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui distribusi material PAF dan NAF di Area Wara PT Adaro Indonesia,
menghitung kebutuhan material NAF untuk proses enkapsulasi, serta merancang
desain disposal enkapsulasi PAF–NAF di Pit Wara. Penelitian dilakukan menggunakan
data sekunder perusahaan berupa model geologi, model AMD, desain disposal, dan
data topografi yang diolah menggunakan software Minescape 2023 melalui analisis
distribusi material, perhitungan volume, serta evaluasi kebutuhan material berdasarkan
konsep enkapsulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa material di Area Wara
didominasi oleh PAF sebesar 65% dan NAF sebesar 35% dengan persebaran yang tidak
merata pada setiap boundary. Total kebutuhan material pada desain enkapsulasi sebesar
42.310.835 BCM, terdiri atas kebutuhan PAF sebesar 27.388.734 BCM dan NAF
sebesar 14.922.101 BCM. Hasil perancangan menghasilkan dua alternatif desain
disposal yang keduanya masih mengalami defisit material NAF, namun Design 2
memiliki total defisit yang lebih kecil dibandingkan Design 1 sehingga dinilai lebih
efisien dalam pemanfaatan material NAF melalui kombinasi lapisan impermeabel,
permeabel, dan surface sebagai sistem enkapsulasi.
Kata Kunci: Air Asam Tambang, Disposal, Dry Cover, Enkapsulasi, Forming, Non-
Acid Forming, Potentially Acid
| S11-6701 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain