TEXT
PERENCANAAN BIAYA REKLAMASI BERBASIS EKOLOGI PADA BEKAS GALIAN SIRTU PT. BALADEWA ARTHA NUSANTARA UNTUK PEMBANGUNAN KOTA HIJAU BANYUWANGI JAWA TIMUR
ABSTRAK
Kegiatan penambangan SIRTU memberikan kontribusi terhadap penyediaan
material konstruksi, namun berpotensi menimbulkan perubahan bentang alam,
penurunan kualitas lingkungan, serta dampak sosial apabila tidak diikuti dengan
perencanaan reklamasi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
kondisi rona akhir lahan bekas tambang sebagai dasar penyusunan rencana
reklamasi serta merancang model reklamasi berbasis ekologi sosial pada lahan
bekas galian SIRTU PT. Baladewa Artha Nusantara, Kabupaten Banyuwangi, Jawa
Timur. Penelitian menggunakan metode mixed methods (metode campuran)
dengan mengombinasikan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan
kuantitatif dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 35 responden yang
tinggal di sekitar lokasi penelitian dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji
reliabilitas, serta analisis Skala Likert. Pendekatan kualitatif dilakukan melalui
observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat dan pihak perusahaan, serta
studi dokumentasi untuk memperoleh gambaran kondisi aktual lokasi penelitian.
Perencanaan teknis reklamasi meliputi penebaran tanah pucuk (topsoil),
penatagunaan lahan, perencanaan sistem penyaliran menggunakan Persamaan
Manning, perencanaan embung sebagai sumber irigasi, penanaman rumput vetiver
sebagai tanaman penutup tanah, serta pengembalian fungsi lahan menjadi
persawahan basah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat mendukung
pemanfaatan kembali lahan bekas tambang sebagai lahan produktif yang
memberikan manfaat lingkungan maupun ekonomi. Berdasarkan hasil analisis
kondisi lapangan dan persepsi masyarakat, diperoleh rancangan reklamasi berupa
penataan lahan, pembangunan sistem drainase dan embung, penanaman cover crop
menggunakan rumput vetiver untuk mengendalikan erosi, serta pemanfaatan lahan
sebagai persawahan basah. Rancangan tersebut diharapkan mampu memulihkan
fungsi ekologis lahan, meningkatkan ketersediaan air irigasi, mengurangi potensi
erosi, serta memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar
sehingga mendukung keberlanjutan pengelolaan lahan pascatambang.
Kata kunci: reklamasi, ekologi sosial, persawahan basah, SIRTU, vetiver.
| S11-6771 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain