TEXT
ANALISIS KESTABILAN LERENG UNTUK MENGATASI KERAWANAN LONGSOR DI AREA KOLAM TSF BPP 1-4 PADA PT. CITA MINERAL INVESTINDO TBK
ABSTRAK
Kestabilan lereng pada fasilitas penyimpanan tailing (Fasilitas Penyimpanan
Tailing/TSF) merupakan aspek penting dalam menjamin keselamatan operasional
tambang dan mencegah dampak lingkungan akibat kegagalan lereng. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis kondisi kestabilan lereng pada area Kolam TSF BPP
1–4 PT. Cita Mineral Investindo Tbk serta memberikan rekomendasi mitigasi
terhadap lereng yang berpotensi mengalami longsor. Metode penelitian yang
digunakan adalah metode kuantitatif terapan dengan pendekatan analisis kestabilan
lereng menggunakan metode kesetimbangan batas Morgenstern–Price. Data yang
digunakan meliputi data topografi, geometri lereng, kapasitas kolam, serta
parameter sifat fisik dan material mekanik berupa bobot isi, kohesi, dan sudut geser
dalam. Pengolahan data dilakukan melalui pembuatan sayatan topografi
menggunakan Civil 3D dan pemodelan kestabilan lereng menggunakan perangkat
lunak Rocscience Slide 6.0. Analisis dilakukan pada lereng terluar beberapa kolam
TSF yang mewakili kondisi aktual lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
kondisi kestabilan lereng dipengaruhi oleh geometri lereng, karakteristik material
timbunan, dan kondisi operasional kolam. Beberapa lereng memiliki nilai faktor
keamanan yang memenuhi standar, sedangkan sebagian lainnya berada pada
kondisi kritis sehingga memerlukan perubahan geometri lereng sebagai upaya
mitigasi. Rekomendasi perbaikan dilakukan melalui optimasi sudut dan tinggi
lereng untuk meningkatkan nilai faktor keamanan sesuai ketentuan Kepmen ESDM
Nomor 1827 K/30/MEM/2018. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode
Morgenstern–Price mampu memberikan evaluasi kestabilan lereng yang
komprehensif dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam
pengelolaan TSF.
Kata kunci: faktor keamanan, kestabilan lereng, longsor, Morgenstern–Price, TSF.
| S11-6801 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain