TEXT
ANALISIS TEKNIS DAN FINANSIAL PENERAPAN DISTRICT METERED AREA (DMA) UNTUK OPTIMALISASI DISTRIBUSI AIR PDAM KOTA PATI WILAYAH BATANGAN KABUPATEN PATI
ABSTRAK
Sistem distribusi air bersih Perumda Air Minum Tirta Bening Kabupaten Pati Unit
Pelayanan Batangan menghadapi tantangan intrusi air laut dan inefisiensi
jaringan. Kondisi eksisting menunjukkan tingkat kehilangan air (Non-Revenue
Water/NRW) mencapai 31,00% serta tekanan negatif hingga −44,47 m pada jam
puncak akibat tingginya gesekan pipa PVC lama. Penelitian ini bertujuan
menganalisis kondisi eksisting, menguji kelayakan teknis penerapan District
Metered Area (DMA), serta merumuskan strategi implementasi yang adaptif.
Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed-method) melalui
pengukuran lapangan, analisis Water Balance standar IWA, pemodelan hidraulika
dengan EPANET 2.2, serta matriks analisis SWOT (IFAS dan EFAS). Hasil
simulasi pasca-penerapan skenario DMA tunggal yang terintegrasi dengan
rekonstruksi pipa utama HDPE 10 inci dan reservoir 250 m3 berhasil
mengeliminasi tekanan negatif secara total. Distribusi tekanan di titik pelanggan
terjauh menjadi stabil positif pada kisaran 1,2 hingga 2,4 bar. Manajemen tekanan
menggunakan Pressure Reducing Valve (PRV) terbukti efektif menurunkan
volume kehilangan air fisik sebesar 30–40%. Strategi SWOT merekomendasikan
mitigasi krisis air baku serta rehabilitasi bertahap pada pipa PVC tua.
Kesimpulannya, penerapan DMA yang dipadukan dengan manajemen tekanan
aktif sangat layak secara teknis dan strategis untuk meningkatkan efisiensi
pelayanan air bersih di Wilayah Batangan.
Kata Kunci: District Metered Area (DMA), Non-Revenue Water (NRW),
EPANET 2.2, Pressure Reducing Valve (PRV), Analisis SWOT
| T20-731 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain