TEXT
ANALISIS DAN STRATEGI MITIGASI KEHILANGAN AIR PADA SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM PDAM TIRTA PENATARAN WILAYAH KESAMBEN KABUPATEN BLITAR MELALUI PENDEKATAN TEKNIS, EKONOMI, DAN KELEMBAGAAN
Abstrak
Tingginya tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW) merupakan indikator utama inefisiensi
operasional dan pendarahan finansial pada utilitas penyedia air minum di Indonesia. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis audit neraca air eksisting, mengidentifikasi faktor penyebab teknis dan non-teknis,
mengkaji dampak keekonomian, serta merumuskan peta jalan strategi mitigasi di SPAM Wilayah Kesamben,
PDAM Tirta Penataran Kabupaten Blitar. Metodologi penelitian menerapkan pendekatan deskriptif kuantitatif
berbasis studi kasus dengan menggunakan metode audit Neraca Air Standar International Water Association
(IWA), evaluasi hidraulik berbasis variasi tekanan diurnal, analisis biaya marginal finansial, sertapembobotan
matriks SWOT kuantitatif. Hasil audit air periode Mei 2026 mengungkapkan tingkat NRW yang sangat kritis
sebesar 71,78% (96.418,5 m3/bulan) dari total volume input sistem sebesar 134.331,5 m3/bulan. Berbeda
dengan asumsi umum, kehilangan air fisik (kebocoran riil perpipaan) hanya menyumbang 6,12% (8.218,5
m3/bulan), sedangkan kehilangan air non-fisik (komersial) sangat mendominasi sebesar 65,66% (88.200,0
m3/bulan) dengan faktor pemicu utama dari konsumsi tidak resmi/sambungan ilegal yang mencapai 60,97%
(81.900,0 m3/bulan). Dampak finansial langsung akibat besarnya air yang hilang ini memicu kerugian finansial
minimal mencapai Rp457.987.875per bulan atau setara dengan Rp5,49 miliarper tahun. Berdasarkan evaluasi
kelembagaan dan SWOT, posisi organisasi berada pada Sel IV (Kuadran Growth and Build). Strategi mitigasi
direkomendasikan secara integratif melalui program amnesti legalisasi sambungan liar, penataan kontrol
tekanan aktif memakai Pressure Reducing Valve (PRV) pada kontur ekstrem, pemetaan District Metered Area
(DMA) percontohan, dan restrukturisasi kelembagaan lewat pembentukan unit khusus penanganan NRW.
Kata kunci: Non-Revenue Water, Neraca Air IWA, Sambungan Ilegal, Manajemen Tekanan, Analisis Investasi,
Tata Kelola Kelembagaan
| T20-751 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain