PERPUSTAKAAN ITATS

  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Pengunjung
  • Masuk Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

TEXT

ANALISIS DAN STRATEGI MITIGASI KEHILANGAN AIR PADA SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM PDAM TIRTA PENATARAN WILAYAH KESAMBEN KABUPATEN BLITAR MELALUI PENDEKATAN TEKNIS, EKONOMI, DAN KELEMBAGAAN

AHMAD SYAEFUL HUDA - Nama Orang;

Abstrak
Tingginya tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW) merupakan indikator utama inefisiensi
operasional dan pendarahan finansial pada utilitas penyedia air minum di Indonesia. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis audit neraca air eksisting, mengidentifikasi faktor penyebab teknis dan non-teknis,
mengkaji dampak keekonomian, serta merumuskan peta jalan strategi mitigasi di SPAM Wilayah Kesamben,
PDAM Tirta Penataran Kabupaten Blitar. Metodologi penelitian menerapkan pendekatan deskriptif kuantitatif
berbasis studi kasus dengan menggunakan metode audit Neraca Air Standar International Water Association
(IWA), evaluasi hidraulik berbasis variasi tekanan diurnal, analisis biaya marginal finansial, sertapembobotan
matriks SWOT kuantitatif. Hasil audit air periode Mei 2026 mengungkapkan tingkat NRW yang sangat kritis
sebesar 71,78% (96.418,5 m3/bulan) dari total volume input sistem sebesar 134.331,5 m3/bulan. Berbeda
dengan asumsi umum, kehilangan air fisik (kebocoran riil perpipaan) hanya menyumbang 6,12% (8.218,5
m3/bulan), sedangkan kehilangan air non-fisik (komersial) sangat mendominasi sebesar 65,66% (88.200,0
m3/bulan) dengan faktor pemicu utama dari konsumsi tidak resmi/sambungan ilegal yang mencapai 60,97%
(81.900,0 m3/bulan). Dampak finansial langsung akibat besarnya air yang hilang ini memicu kerugian finansial
minimal mencapai Rp457.987.875per bulan atau setara dengan Rp5,49 miliarper tahun. Berdasarkan evaluasi
kelembagaan dan SWOT, posisi organisasi berada pada Sel IV (Kuadran Growth and Build). Strategi mitigasi
direkomendasikan secara integratif melalui program amnesti legalisasi sambungan liar, penataan kontrol
tekanan aktif memakai Pressure Reducing Valve (PRV) pada kontur ekstrem, pemetaan District Metered Area
(DMA) percontohan, dan restrukturisasi kelembagaan lewat pembentukan unit khusus penanganan NRW.
Kata kunci: Non-Revenue Water, Neraca Air IWA, Sambungan Ilegal, Manajemen Tekanan, Analisis Investasi,
Tata Kelola Kelembagaan


Ketersediaan
T20-751Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
T20-751 HUD 2026
Penerbit
Surabaya : ITATS., 2026
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Pembimbing : Dr. Maritha Nilam Kusuma, S.T., M.T
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN ITATS
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan pusat ITATS pada tahun akademik 2003/2004 tercatat memiliki koleksi buku sebanyak 19.165 judul atau 38.043 eksemplar. Koleksi terdiri dari buku teks, referensi, tugas mahasiswa (skripsi, kerja praktik, dan lain-lain), serta terbitan berkala (majalah, surat kabar, dan jurnal ilmiah).

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik