PERPUSTAKAAN ITATS

  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Pengunjung
  • Masuk Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

TEXT

ANALISIS PERBANDINGAN PENERAPAN METODE RCM (RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE) DAN TPM (TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE) MELALUI PERSPEKTIF FMECA (STUDI KASUS: PESAWAT UDARA CN235-220 MPA TNI AL)

BRIAN FITRI WAHYUDI - Nama Orang;

ABSTRAK

Air Cycle Machine (ACM) merupakan komponen utama pada Environmental Control System (ECS) yang
berperan dalam mempertahankan suhu, tekanan, dan sirkulasi udara pada pesawat CN235-220 MPA. Kerusakan
ACM dapat meningkatkan waktu henti (downtime), menurunkan keandalan, dan mengurangi kesiapan
operasional pesawat. Penelitian ini bertujuan menganalisis keandalan ACM, mengidentifikasi mode kegagalan
utama, membandingkan penerapan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) dan Total Productive
Maintenance (TPM), serta menyusun model manajemen risiko berbasis Failure Mode, Effects, and Criticality
Analysis (FMECA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan studi kasus pada ACM
P/N 782630-5 pesawat CN235-220 MPA Skuadron Udara 800 Puspenerbal TNI AL. Data yang digunakan
berupa data historis pemeliharaan periode 2016–2025 yang dianalisis menggunakan parameter Mean Time
Between Failure (MTBF), Mean Time to Repair (MTTR), ketersediaan, Overall Equipment Effectiveness
(OEE), dan FMECA. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 21 kejadian kerusakan dengan total downtime 283
jam, nilai MTBF 190,48 jam, MTTR 13,48 jam, dan laju kegagalan 0,00525 kegagalan per jam. Komponen
dengan tingkat kekritisan tertinggi adalah bantalan, rotor, dan roda turbin. Analisis keandalan menunjukkan
bahwa interval pemeliharaan preventif yang direkomendasikan adalah setiap 68–70 jam operasi. Hasil TPM
memperoleh nilai Availability sebesar 92,93%, Performance 96,69%, Quality 97,52%, dan OEE 87,63%, yang
menunjukkan efektivitas pemeliharaan berada dalam kategori baik. Strategi pemeliharaan yang
direkomendasikan berupa kombinasi Condition Based Maintenance, Scheduled Maintenance, Autonomous
Maintenance, dan Focused Improvement yang diintegrasikan dengan manajemen risiko untuk meningkatkan
keandalan ACM dan kesiapan operasional pesawat.
Kata Kunci: Air Cycle Machine; Reliability Centered Maintenance; Total Productive Maintenance;
Mode Kegagalan


Ketersediaan
T21-1041Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
T21-1041 WAH 2026
Penerbit
Surabaya : ITATS., 2026
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Pembimbing : Dr. Ir. Rony Prabowo, SE., ST., MT., MSM.
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN ITATS
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan pusat ITATS pada tahun akademik 2003/2004 tercatat memiliki koleksi buku sebanyak 19.165 judul atau 38.043 eksemplar. Koleksi terdiri dari buku teks, referensi, tugas mahasiswa (skripsi, kerja praktik, dan lain-lain), serta terbitan berkala (majalah, surat kabar, dan jurnal ilmiah).

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik