TEXT
ANALISIS PERBANDINGAN PENERAPAN METODE RCM (RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE) DAN TPM (TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE) MELALUI PERSPEKTIF FMECA (STUDI KASUS: PESAWAT UDARA CN235-220 MPA TNI AL)
ABSTRAK
Air Cycle Machine (ACM) merupakan komponen utama pada Environmental Control System (ECS) yang
berperan dalam mempertahankan suhu, tekanan, dan sirkulasi udara pada pesawat CN235-220 MPA. Kerusakan
ACM dapat meningkatkan waktu henti (downtime), menurunkan keandalan, dan mengurangi kesiapan
operasional pesawat. Penelitian ini bertujuan menganalisis keandalan ACM, mengidentifikasi mode kegagalan
utama, membandingkan penerapan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) dan Total Productive
Maintenance (TPM), serta menyusun model manajemen risiko berbasis Failure Mode, Effects, and Criticality
Analysis (FMECA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan studi kasus pada ACM
P/N 782630-5 pesawat CN235-220 MPA Skuadron Udara 800 Puspenerbal TNI AL. Data yang digunakan
berupa data historis pemeliharaan periode 2016–2025 yang dianalisis menggunakan parameter Mean Time
Between Failure (MTBF), Mean Time to Repair (MTTR), ketersediaan, Overall Equipment Effectiveness
(OEE), dan FMECA. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 21 kejadian kerusakan dengan total downtime 283
jam, nilai MTBF 190,48 jam, MTTR 13,48 jam, dan laju kegagalan 0,00525 kegagalan per jam. Komponen
dengan tingkat kekritisan tertinggi adalah bantalan, rotor, dan roda turbin. Analisis keandalan menunjukkan
bahwa interval pemeliharaan preventif yang direkomendasikan adalah setiap 68–70 jam operasi. Hasil TPM
memperoleh nilai Availability sebesar 92,93%, Performance 96,69%, Quality 97,52%, dan OEE 87,63%, yang
menunjukkan efektivitas pemeliharaan berada dalam kategori baik. Strategi pemeliharaan yang
direkomendasikan berupa kombinasi Condition Based Maintenance, Scheduled Maintenance, Autonomous
Maintenance, dan Focused Improvement yang diintegrasikan dengan manajemen risiko untuk meningkatkan
keandalan ACM dan kesiapan operasional pesawat.
Kata Kunci: Air Cycle Machine; Reliability Centered Maintenance; Total Productive Maintenance;
Mode Kegagalan
| T21-1041 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain