TEXT
INTEGRASI METODE PPDIOO (PREPARE, PLANNING, DESIGN, IMPLEMENT, OPERATE AND OPTIMIZE) DAN MAFMA (MULTI ATTRIBUTE FAILURE MODE ANALYSIS) UNTUK PENINGKATAN PWM (PULSE WIDTH MODULATION)
ABSTRAK
Kerusakan Automatic Voltage Regulator (AVR) pada diesel generator dapat
menyebabkan ketidakstabilan tegangan keluaran dan mengganggu kontinuitas
penyediaan energi listrik. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan penggunaan
Pulse Width Modulation (PWM) sebagai pengganti AVR darurat melalui integrasi
metode Prepare, Plan, Design, Implement, Operate, and Optimize (PPDIOO) dan
Multi-Attribute Failure Mode Analysis (MAFMA). Penelitian menggunakan
pendekatan kuantitatif eksperimental pada diesel generator tiga fase berkapasitas
380 V, 50 Hz, dan 50 kW dengan variasi pembebanan 0%, 25%, 50%, 75%, dan
100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem PWM mampu
mempertahankan tegangan generator pada rentang 377–380 V dengan penurunan
maksimum sebesar 0,79%. Reliabilitas untuk periode operasi satu jam diperkirakan
sebesar 96,1%. Analisis risiko menunjukkan bahwa kesalahan duty cycle dan
gangguan sensor merupakan mode kegagalan dominan. Integrasi PPDIOO dan
MAFMA memberikan kerangka sistematis untuk pengembangan, evaluasi risiko,
dan optimalisasi berkelanjutan sistem PWM sebagai pengganti AVR darurat.
Kata kunci: automatic voltage regulator, diesel generator, MAFMA, PPDIOO,
pulse width modulation.
| T21-1091 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain