TEXT
MODEL RANTAI PASOK PLTS MENGGUNAKAN PENDEKATAN VENDOR MANAGED INVENTORY (VMI) DENGAN PERSPEKTIF FAKTOR TEKNOLOGI, KESIAPAN PASAR DAN BIAYA OPERASIONAL
ABSTRAK
Model Rantai Pasok PLTS Menggunakan Pendekatan Vendor Managed Inventory (VMI) dengan Perspektif Faktor Teknologi, Kesiapan Pasar dan Biaya Operasional
Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan rantai pasok komponen, antara lain ketidakpastian pasokan, fluktuasi harga, keterlambatan pengadaan, serta tingginya biaya operasional yang berpotensi menyebabkan kelebihan maupun kekurangan persediaan. Kondisi tersebut berdampak pada terganggunya keberlangsungan operasional sistem PLTS. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model rantai pasok PLTS menggunakan pendekatan Vendor Managed Inventory (VMI) dengan mempertimbangkan faktor teknologi, kesiapan pasar, dan biaya operasional melalui studi kasus pada PLTS Universitas Pamulang (UNPAM). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis Supply Chain melalui pengembangan Causal Loop Diagram (CLD) dan Stock Flow Diagram (SFD). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur, kemudian model divalidasi menggunakan uji struktur dan uji perilaku serta disimulasikan pada dua skenario, yaitu sistem persediaan konvensional dan sistem berbasis VMI. Hasil analisis menunjukkan bahwa total biaya operasional sistem persediaan PLTS sebesar Rp84.900.000 per tahun, yang terdiri atas Procurement Cost sebesar 81,86%, Holding Cost sebesar 12,25%, dan Maintenance Cost sebesar 5,89%. Hasil simulasi memperlihatkan bahwa penerapan VMI mampu meningkatkan koordinasi antara pemasok dan pengelola melalui integrasi informasi persediaan sehingga pengendalian stok menjadi lebih efektif, mengurangi risiko stockout, menekan kelebihan persediaan, serta meningkatkan efisiensi biaya operasional dibandingkan sistem konvensional. Hasil validasi model memperoleh nilai MAPE sebesar 2,50%, yang menunjukkan bahwa model memiliki tingkat kesalahan yang rendah dan mampu merepresentasikan kondisi sistem secara baik. Model yang dikembangkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan untuk meningkatkan efisiensi operasional, ketahanan rantai pasok, dan keberlanjutan pengelolaan PLTS.
Kata kunci: Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Vendor Managed Inventory (VMI), Rantai Pasok, Persediaan, Biaya Operasional.
| T21-1111 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain